Sejarah Kota Depok (7): Perkampungan Tionghoa (Pecinan) Depok Tempo Doeloe, Bukan di Pondok Cina; Lantas Dimana?

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Kota Depok dalam blog ini Klik Disini


Apakah ada perkampungan Tionghoa (pecinan) di Kota Depok? Itu pertanyaannya. Tidak pernah diceritakan dan juga tidak pernah ditulis. Mungkin ada sebagian yang  menjawab: Ada pecinan di Depok yakni di Landerien Pondok Tjina. Tampaknya itu keliru. Sebab tidak pernah ditulis Pondok Tjina sebagai pecinan (perkampungan Tionghoa). Mungkin ada sebagian menjawab: Ada pecinan di Landerien Depok sendiri. Jika tidak di Land Pondok Tjina dan juga tidak di Land Depok. Lantas dimana? Pertanyaan ini yang ingin dijawab. Mari kita telusuri.

Sebuah mansion di Kampong Lio, Pondok Terong (foto 1930)
Perkampungan Tionghoa (pecinan) adalah suatu area dimana komunitas orang-orang Tionghoa terawal yang pernah ada dan jumlahnya cukup signifikan serta situsnya masih ditemukan hingga ini hari.

Kampung Tionghoa

Dalam Sensus Penduduk (SP) yang dilakukan onderdistrik Depok terdiri dari 32 desa, yakni: Bedji, Blimbing, Bodjonggede, Bodjongsari, Doerenseribu, Grogol, Kalisoeren, Kedoengringin, Kemiri Moeka, Koekoesan, Limo, Mampang Ilir, Mampang Oedik, Nangerang, Nangerangsoesoekaii, Paboearan, Pangkalan Djati, Paroengblingbing, Pasir Poetih, Pitara, Ratoe Djaja, Rawadenok, Saroea, Sasak Pandjang, Sawangan, Tadjoerhalang, Tanahbaroe. Tjimanggies, Tjinangka, Tjinere, Tjipajoeng, Tjitajam dan Tjoeroeg.